Bising
Namun tiada makna
Pening
Juga entah mengapa
Benang rajut yang
kusut
Pikiran yang tak
terusut
Hati yang kian
menyusut
Bias yang tak kunjung
luput
Malam bertemu pagi
Bunga melati yang
sudah mati
Hitam dan putih sudah
tak lagi
Hanya keruh yang
menanti
Bimbang di depan mata
Arah entah ke mana
Sekali lagi ku
bertanya
Ke mana gerangan
perginya asa?
No comments:
Post a Comment