Sunday, March 19, 2017

Oh, Palu-Palu Berdebu!

Hukum di negaraku bagai air
Mengalir tanpa arah dan ujung yang jelas
Arus dari segala penjuru beradu menyapu
Sedang tangan-tangan besar suka bermain di air keruh

Beribu kehausan
Datang dengan kerongkong kering
Menanti kiriman pelepas dahaga
Dari tangan-tangan yang tak pernah kering itu

Yang didapat bukanlah pelega
Seringkali hampa, sesekali malapetaka
Kerikil-kerikil sisa ampas dari genangan

Yang tersisa di hadapan

No comments:

Post a Comment